Enter your keyword

⁠Kolaborasi ITB dan PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Komitmen Dorong Inovasi dan Optimasi Logistik

⁠Kolaborasi ITB dan PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Komitmen Dorong Inovasi dan Optimasi Logistik

Penulis: Azarine Faustina Aurellia (Mahasiswi S2 TMI)

BANDUNG, ti.fti.itb.ac.id – PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) menyerahkan hibah berupa 4 buah prototipe kapal kepada Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Senin (26/1/2026), bertempat di Laboratorium Logistik, Gedung Labtek III, ITB Kampus Ganesha.  

Dalam sambutannya, Prof. Tirto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi nyata dari link and match antara perguruan tinggi dan industri.  

“Kehadiran PT SPIL di Laboratorium Logistik memberikan akses bagi mahasiswa dan peneliti untuk dapat berinteraksi langsung dengan kasus riil di lapangan,” tutur Prof. Tirto. 

Civitas akademika yang juga turut hadir dalam acara serah terima maket kapal yakni, Dr. Wisnu Aribowo, S.T., M.T. (Ketua Program Studi Sarjana Teknik Industri FTI ITB); Muhammad Akbar, S.T., M.T., Ph.D. (Ketua Program Studi Sarjana Manajemen Rekayasa FTI ITB); Titah Yudhistira, S.T., M.T., Ph.D. (Kepala Pusat Pengkajian Logistik dan Rantai Pasok); Dr. Rully Tri Cahyono, S.T., M.T. (Kepala Laboratorium Logistik FTI ITB); dan Veterina Nosadila Riaventin, S.T., M.Sc. (Kepala Laboratorium Perancangan dan Optimisasi Sistem Industri FTI ITB), serta perwakilan mahasiswa S1 dan S2 di Komunitas Teknik Industri. 

Di sisi lain, General Manager Human Capital and Corporate Affairs PT SPIL, Dominikus Putranda Romo Ganggut S.Psi. M.M menekankan sinergi ini dilakukan sebagai upaya dalam rangka mempercepat digitalisasi logistik. 

“ITB memiliki reputasi luar biasa dalam pengembangan teknologi dan efisiensi industri. Melalui program ini, PT SPIL berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem riset, sehingga mampu mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan, utamanya pada sektor logistik,” ujar Dominikus.

Kolaborasi ITB dan PT SPIL berfokus pada empat pilar utama, yaitu optimasi logistik berupa pemanfaatan teknologi dan keilmuan teknik industri untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di industri maritim, riset kolaboratif bersama dosen dan peneliti ITB serta tim ahli PT SPIL, serta pengembangan talenta berupa program magang berbasis proyek bagi mahasiswa ITB dalam penyelesaian masalah di lapangan.

Agenda kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, simulasi bongkar muat kapal, serta ramah tamah. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pengembangan dan kemajuan sektor logistik nasional.

Open chat